Suasana Pembukaan Sekolah Responsif Gender bertempat di Gedung Auditorium FITK Lt. 5 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (22/03/22). Foto: LPM FatsOeN/Akromah

IAIN, LPM FatsOeN - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan  (FITK) menggelar sekolah responsif gender yang bertempat di gedung Auditorium FITK Lt.5, Selasa (22/3/22).

Dengan mengusung tema, "Achieving an Equal Future in Society Era 5.0 with Gender Education", diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat untuk orang lain tanpa khawatir akan diskriminasi. 

"Sekolah Responsif Gender ini merupakan harapan untuk mengasah diri, sehingga dapat memperbaiki taraf hidup dan sapat memberikan manfaat tanpa khawatir akan diskriminasi," ujar Ojah selaku Ketua Pelaksana pada acara ini. 

Ketua Umum DEMA FITK, Saifuddin mengatakan bahwa acara ini penting dilaksanakan, karena agar masyarakat lebih menghargai hak tanpa memandang gender. 

"Acara ini sangat penting. Karena, dengan adanya acara ini kita bisa menjawab keluhan-keluhan yang terjadi pada era society 5.0. Bahwa banyak sekali sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi, salah satunya itu tentang kekerasan seksual dan juga banyak sekali sterotype dimana laki-laki harus mendapatkan segalanya, dan melupakan hak yang memang seharusnya didapatkan oleh perempuan," katanya.

Selain itu, Wadek III FITK Dr. H. Saifuddin,M.Ag mengatakan wanita tidak boleh minder atas kemampuannya sendiri. 

"Inti dalam perspektif gender yaitu semuanya dapat berkiprah baik wanita maupun lelaki. Wanita tidak boleh minder karena memiliki kemampuan yang sama juga seperti lelaki. Sama karirnya, sama kesempatannya," katanya.

Saifuddin juga menyampaikan harapan dari kegiatan sekolah responsif gender tersebut.

"Maka dari itu, dengan diadakannya acara ini. Saya berharap mahasiswa di kalangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon lebih menghargai hak-hak yang memang harus didapatkan itu tanpa adanya diskriminasi gender," pungkasnya.


Penulis: Eka Rohmawati/LPM FatsOeN 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama