Foto: Siska Aditia
Potret Wali dan Kerabat Wisudawan/Wisudawati yang Tengah Menunggu

Antusiasme pada hari pertama wisuda cukup luar biasa, tak hanya diriak-riuhkan oleh para wisudawan dan wisudawati tapi berikut orang tua dan kerabat mereka yang juga merupakan salah satu support system mereka dalam mengantar kelulusan putra/putrinya.

Dalam acara Sidang Senat Terbuka Wisuda Angkatan ke-26 IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang digelar di Ballroom Hotel Aston, Kabupaten Cirebon, para wisudawan dan wisudawati berdatangan dengan didampingi wali atau orang tua dan kerabat mereka hingga memadati area parkir sejak pagi hari. Saat berlangsungnya acara wisuda, para orang tua tidak diperkenankan masuk untuk melihat bahkan untuk mengintip anaknya diwisuda.

Adapun, tidak diperkenankannya masuk oleh panitia ataupun tidak disediakannya ruang untuk para wali dan orang tua menyebabkan terjadinya pemadatan dan memenuhi area luar ballroom hotel hingga ke tempat parkir. Cuaca yang panas terik disertai peliknya menunggu, para wali/orang tua tetap selesa menunggu dengan menggelar tikar di penjuru tempat yang rindang nun teduh. Para wali/orang tua tetap dalam koridor rasa yang bahagia. Demi menyambut anaknya keluar dengan membawa gelar kebanggaan bagi harkat keluarganya.

Ada beberapa orang tua yang ingin memasuki tempat acara demi melihat anaknya diwisuda. Akan tetapi, hal tersebut tidak membuatnya patah arang sebab memang ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan. Mereka sabar menanti meskipun teriknya panas matahari menyeruak–menyinari.

Pak Darari, salah satu orang yang menunggu anak semata wayangnya yang diwisuda, Ia menuturkan bahwa belum dapat melihat prosesi wisuda anaknya secara langsung dan hanya menunggu dari luar, "Saya, sih, tidak terlalu mempersoalkan, itu juga mungkin aturan dari pihak dosennya, yang penting ikut senang dan bahagia saja," pungkasnya

Lain sisi, Ia juga sebenarnya sedih karena tidak dapat melihat prosesi wisuda anak semata wayangnya, "Agak sedih juga, sih, ingin lihat gitu bagaimana prosesi anak sendiri diwisuda. Tapi kalau perwakilan orang tua masuk semua nanti penuh dan tidak cukup ruang," ujarnya.

Namun, hal ini sudah menjadi keputusan dari pihak panitia acara wisuda. Satu hal yang pasti di mana tidak diperkenankannya wali/orang tua dan kerabat untuk memasuki ruangan karena memang demi alasan logis, yakni dari segi ruang yang terbatas, ketertiban, kenyamanan, dan demi kelancaran acara.


Penulis: Iswanto

Editor: Akhmad J.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama