Sumber Foto: RAMPES ISBI Bandung
Bandung, LPM FatsOeN - Rawayan Mahasiswa Program Etnostudi (RAMPES) dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung menyelenggarakan diskusi tahunan “Bisik Vol. 7” di G.O.S Patanjala, pada Jumat (8/5). Kegiatan ini mengangkat tema “Homogenisasi Pangan di Era Antroposen terhadap Ketahanan dan Identitas Gastronomi Lokal”.
Acara menghadirkan rangkaian talkshow, pameran, serta penampilan seni sebagai bagian dari diskusi publik mengenai isu pangan dan budaya. Sekitar 170 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum turut hadir mengikuti kegiatan hingga selesai.
Ketua Pelaksana, Nabila Alya Putri Guntari, menjelaskan bahwa tema dipilih karena fenomena era antroposen menempatkan manusia sebagai pusat perubahan dalam sistem pangan. “Makanan bukan sekadar sajian, ada cerita di baliknya. Salah satunya unsur politik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa produksi pangan massal dinilai memicu homogenisasi yang mengabaikan keragaman sumber daya lokal. Pergeseran konsumsi pangan lokal, seperti sagu di Papua, menjadi salah satu contoh yang diangkat dalam diskusi.
Materi disampaikan oleh Hardian Eko Nurseto dan Kiki Nasution, dengan moderator Hesa Nugraha Pratama. Rangkaian acara juga dimeriahkan pembacaan puisi, monolog, pameran, serta penampilan musik keroncong.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap diskusi “Bisik” dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan berbagai topik aktual. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan perspektif dan nalar kritis peserta terhadap isu sosial budaya di masyarakat.
Penulis: Farhatun Nurul W.A
Editor: Ikhsan Tiaz Setiawan
Tags
warta