Sumber Foto: HIMPASy
Majalengka, LPM FatsOeN - Himpunan Mahasiswa Perbankan Syariah (HIMPASy) FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) menggelar program pengabdian masyarakat Play and Study with Community (PSWC) 2026 di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, selama enam hari, Senin (27/7) hingga Sabtu (1/8).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Mengabdi, Bersama Mewujudkan Masyarakat yang Mandiri dan Berkelanjutan”.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan pengurus di kampus dan penyambutan resmi oleh Kuwu Jayus beserta jajaran perangkat Desa Weragati. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menjalankan sejumlah program yang mencakup pendidikan dan keagamaan, ekonomi dan literasi, lingkungan dan kesehatan, serta kreativitas.
Pada bidang pendidikan dan keagamaan, mahasiswa memberikan pembelajaran Bahasa Inggris dasar kepada siswa SD, bimbingan mengaji, serta doa bersama warga.
Di bidang ekonomi dan literasi, HIMPASy menggelar program UMKM Smart Branding dan Seminar Literasi Keuangan dengan menghadirkan narasumber dari OJK, BEI, dan akademisi.
Sementara itu, program lingkungan dan kesehatan meliputi Aksi Jumat Bersih, penanaman pohon, senam sehat, serta pendampingan aktivitas harian warga.
Pada bidang kreativitas, mahasiswa menggelar pelatihan pentas seni, perlombaan, nonton bareng film edukatif, hingga malam puncak kebersamaan.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadapi tantangan koordinasi dan penyesuaian jadwal di lapangan. Ketua Umum HIMPASy, Ahmad Yani, mengatakan kondisi tersebut membuat panitia harus beradaptasi dengan situasi yang ada.
“Tantangan yang paling terasa adalah bagaimana mengatur koordinasi dengan pihak desa, masyarakat, dan pelaku UMKM. Kami harus banyak menyesuaikan rencana yang sudah dibuat dengan kondisi yang ada di lapangan,” ungkap Ahmad Yani.
Kedekatan antara mahasiswa dan warga juga menjadi salah satu hal yang dirasakan selama kegiatan berlangsung. Ahmad Yani mengatakan interaksi yang terbangun membuat kegiatan tidak lagi terasa sebatas pelaksanaan program mahasiswa.
“Yang paling kami rasakan adalah semakin hari masyarakat dan panitia semakin dekat, sehingga suasananya tidak lagi seperti mahasiswa yang datang untuk melaksanakan program, tetapi sudah seperti sama-sama ikut menjalankan kegiatan di desa,” tambahnya.
Kegiatan PSWC 2026 ditutup pada hari Sabtu (1/8). HIMPASy berharap wawasan, pengalaman, dan jalinan silaturahmi yang telah terbangun selama kegiatan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kemandirian warga Desa Weragati.
“Harapan saya, apa yang sudah kami lakukan selama PSWC bisa tetap memberikan manfaat meskipun kegiatan kami sudah selesai,” pungkas Ahmad Yani.
Penulis: Shofia Fujianti
Editor: Ikhsan Tiaz Setiawan
Tags
Warta