Harlah ke-10 menjadi momentum bagi keluarga besar PK IPNU-IPPNU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk mengenang perjalanan organisasi sekaligus melihat arah yang akan dibangun ke depan. Kegiatan tersebut juga mempertemukan kader, pengurus, alumni, dan para tokoh yang turut menjadi bagian dari perjalanan organisasi.
Sejumlah tamu turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof. H. Aan Jaelani, M.Ag., Ketua PC IPNU-IPPNU, serta alumni dan para pendiri awal PK IPNU-IPPNU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Rangkaian Harlah ke-10 diisi dengan pelatihan kepenulisan, Yasin dan Tahlil, pemotongan tumpeng, hingga Talkshow Inspiratif. Talkshow tersebut membahas isu seputar ke-NU-an serta arah gerak IPNU-IPPNU di lingkungan kampus dengan menghadirkan K.H. Marzuki Wahid sebagai pemateri.
Selain menjadi ruang diskusi, rangkaian kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para kader untuk memperkuat kembali semangat berorganisasi. Memasuki usia sepuluh tahun, PK IPNU-IPPNU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melakukan refleksi terhadap perjalanan organisasi sekaligus mempersiapkan langkah baru.
Desty, selaku Ketua PK IPNU-IPPNU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, berharap Harlah ke-10 dapat menjadi momentum perubahan dan perkembangan bagi organisasi.
“Saya berharap Harlah ke-10 ini menjadi titik balik kita. Di usia yang ke-10 ini, kita harus sudah lebih dewasa. Lebih solid, lebih kompak, dan lebih berani mengambil peran. Dan saya berharap, PK IPNU-IPPNU ini terus melahirkan kader-kader yang intelektual, yang peduli, dan yang tetap rendah hati,” ungkapnya.
Melalui peringatan satu dekade ini, PK IPNU-IPPNU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu menjaga nilai dan perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu sekaligus menciptakan langkah-langkah baru yang sesuai dengan kebutuhan kader dan lingkungan kampus.
Penulis: Sylvia
Editor: Ikhsan Tiaz Setiawan